4 Keuntungan Mengambil Pinjaman untuk Beli Rumah Dibanding KPR

pinjaman untuk beli rumah

Beberapa orang merasa aman untuk mengambil pinjaman untuk beli rumah sehingga pinjaman ini dipergunakan untuk membeli rumah. Pilihan ini memang menarik untuk memenuhi kebutuhan rumah namun tidak mengalami masalah pada sektor keuangan. Mengingat harga satu unit rumah meski berukuran mungil sekalipun tidak lagi bisa disebut murah. Mengajukan pinjaman untuk membeli rumah dikatakan cerdas daripada KPR, supaya beban membayar harga rumah terasa ringan terlebih ketika menginjak masa pensiun.

 

Semakin menua usia Anda maka akan semakin terasa beban keuangannya jika masih ada angsuran rumah, maka dianjurkan mengambil rumah sejak masih lajang. Sehingga memasuki usia non produktif rumah tersebut telah lunas dan Anda pun bisa menikmati hari tua tanpa terbebani masalah keuangan lagi. Tentunya untuk mencapai kenyamanan tersebut diperlukan kiat tertentu agar di usia yang masih muda sudah siap mengambil pinjaman kepemilikan rumah. Kesiapan ini penting supaya bisa mendapatkan rumah impian namun tetap menikmati masa muda.

 

Apa Beda KPR dengan Pinjaman untuk Membeli Rumah?

 

Jika diartikan secara sekilas, kedua istilah ini memang terdengar sama sebab sama-sama melibatkan bank untuk memperoleh kemudahan membeli rumah. hanya saja di KPR Anda akan diminta memilih rumah dari developer tertentu sehingga hanya menyerahkan uang muka maka rumah tersebut sudah siap dihuni. Sementara jika mengajukan pinjaman, artinya Anda mengambil pinjaman dalam jumlah tertentu untuk dipakai membeli sebuah rumah impian.

 

Keuntungan yang Bisa Dipetik

Memahami makna pinjaman untuk beli rumah membuat Anda lebih mudah mengecek untung dan rugi ketika menjadikannya pilihan. Secara sederhana alternatif ini memberi beberapa keuntungan sebagai berikut:

 

  1. Mencari bunga paling ringan,

Ketika mencari pinjaman untuk mampu membeli rumah sendiri maka Anda leluasa mencari suku bunga paling ringan. Pengajuannya bisa di bank mana saja yang menawarkan pinjaman multiguna dengan bunga terendah. Menghindari pembengkakan biaya saat kredit rumah pun lebih efektif melalui alternatif ini, tentunya setelah cermat memilih sumber pinjaman.

 

  1. Tidak perlu menyerahkan uang muka,

Pinjaman tentu berbeda sekali jika mengajukan KPR, sebab KPR wajib menyerahkan uang muka itupun dengan batas minimal yang sudah ditetapkan bank. Jika memang tidak memiliki tabungan banyak maka bisa mempertimbangkan mengambil pinjaman sesuai dengan harga rumah yang diincar. Cara ini memang bisa meringankan beban penyerahan uang muka, sayangnya Anda butuh jaminan. Maka pastikan sudah memiliki jaminan supaya pinjaman cair sesuai jumlah yang diajukan.

 

  1. Mendapatkan suku bunga tetap,

Salah satu resiko membeli rumah secara kredit adalah adanya kenaikan atau perubahan nilai angsuran setiap beberapa tahun sekali. Meskipun ada beberapa bank yang menawarkan bunga tetap, akan tetapi kehadirannya masih sangat langka. Menghindari perubahan suku bunga bisa mengajukan pinjaman multiguna untuk dipakai membeli rumah. Pinjaman ini tidak membuat Anda menghadapi nilai angsuran yang selama beberapa tahun naik, sehingga aman untuk sektor keuangan Anda.

 

  1. Bebas memilih rumah yang diinginkan,

KPR membuat Anda perlu memilih hunian di kawasan perumahan, dan memang akan mendapatkan rumah lengkap beserta fasilitas dan lingkungan yang terbentuk. Sayangnya pilihan Anda terbatas dan umumnya memperoleh rumah dengan dimensi kecil namun harga selangit https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan. Bandingkan jika mengajukan pinjaman multiguna, maka ada kesempatan mencari rumah lebih besar dengan harga sama atau lebih murah. Kebebasan memilih rumah baik baru maupun bekas membuat pinjaman untuk beli rumah mulai dilirik banyak orang.

Related posts